Perubahan Dunia Digital Picu Kekhawatiran Orang Tua
Perkembangan teknologi yang sangat cepat membawa dampak signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pola pengasuhan anak. Hasil survei dari platform Teman Bumil menunjukkan bahwa salah satu ketakutan terbesar orang tua masa kini adalah menghadapi perubahan dunia yang serba digital. Ketakutan tersebut muncul karena pola asuh konvensional harus segera beradaptasi dengan informasi yang datang begitu cepat, kadang tidak jelas sumbernya, bahkan berpotensi menyesatkan.
Baca Juga : “Makna Warna Merah dan Hijau dalam Perayaan Natal“
Psikolog: Orang Tua Harus Kritis Terhadap Informasi Digital
Psikolog Ayoe Soetomo, M.Psi, menegaskan bahwa perubahan zaman membuat orang tua tidak bisa lagi menggunakan cara lama. Kehadiran teknologi, termasuk Artificial Intelligence (AI), memang membantu mencari solusi seputar pengasuhan, tetapi tetap harus disaring dengan logika dan pemahaman pribadi. “Kita tidak bisa menelan mentah-mentah semua informasi yang masuk, meskipun itu dari AI,” ujar Ayoe.
Menurut Ayoe, banyak orang tua yang kini menggantungkan pertanyaan kepada AI untuk mencari solusi cepat. Namun, pendekatan tersebut tidak selalu relevan untuk semua masalah, terutama yang berkaitan dengan kondisi emosional anak. Ia menekankan pentingnya konsultasi langsung dengan ahli ketika permasalahan anak sudah masuk ke ranah psikologis yang mendalam. Setiap anak unik dan membutuhkan pendekatan yang disesuaikan.
AI Sebagai Co-Partner, Bukan Pengganti Profesional
Kehadiran teknologi seperti chatbot atau platform berbasis AI memang sah digunakan untuk mencari informasi awal. Namun, Ayoe mengingatkan bahwa AI hanyalah alat bantu, bukan pengganti tenaga profesional seperti psikolog, dokter, atau konselor. Informasi digital harus disaring secara bijak agar tidak menimbulkan kesalahan dalam pengambilan keputusan penting.
Ia menambahkan, “Untuk kasus ringan, silakan gunakan AI. Tapi kalau sudah menyangkut emosi, konsultasi langsung lebih tepat karena pendekatannya bersifat personal dan kompleks.”
Pentingnya Sumber Informasi Terpercaya di Tengah Banjir Hoaks
Dalam era banjir informasi seperti sekarang, muncul kebutuhan besar akan sumber yang bisa dipercaya. Teman Bumil & Parenting hadir sebagai alternatif platform pengasuhan anak yang kredibel. Ayoe menegaskan bahwa platform ini menjamin keakuratan informasi karena seluruh konten bersumber dari para ahli.
“Di saat semua orang bisa berbicara di media sosial, tidak semua memiliki kompetensi di bidang pengasuhan anak. Di sinilah pentingnya Teman Bumil & Parenting. Mereka memberikan informasi berdasarkan data dan keahlian, bukan asumsi,” ujarnya.
Dokter Anak: Informasi Salah Bisa Sebabkan Dampak Kesehatan Serius
Dokter spesialis anak, dr. Melia Yunita, Sp.A, turut menyoroti tantangan besar dalam dunia kesehatan anak. Menurutnya, Indonesia masih menghadapi persoalan serius seperti kurang gizi kronis (penyebab utama stunting), cakupan vaksinasi yang belum merata, dan rendahnya kesadaran terhadap gejala penyakit menular.
Melia mengungkapkan bahwa banyak orang tua mencari informasi kesehatan anak melalui AI atau media sosial tanpa memverifikasi kebenarannya. Hal ini bisa menimbulkan dampak serius. “Bahkan untuk dosis susu formula saja masih ada yang tanya ke AI dan jawabannya kadang tidak sesuai,” ujar Melia.
Ia menyarankan agar platform seperti Teman Bumil & Parenting digunakan sebagai langkah awal untuk mencari informasi valid. Dari situ, orang tua bisa menentukan langkah selanjutnya apakah perlu konsultasi langsung atau tidak.
Fenomena Fatherless dan Pentingnya Keterlibatan Ayah
VP PT Global Urban Esensial, Mohamad Salahuddin, mengangkat isu penting lainnya: minimnya keterlibatan ayah dalam pengasuhan anak atau dikenal sebagai fatherless. Menurutnya, banyak keluarga masih mengandalkan ibu sebagai tokoh utama dalam membesarkan anak, padahal kehadiran ayah sangat berpengaruh terhadap perkembangan emosi dan identitas anak.
“Dalam keluarga, ayah dan ibu seharusnya menjadi satu tim. Keduanya perlu terlibat aktif agar pengasuhan berjalan optimal,” kata Salahuddin. Ia menekankan pentingnya membangun family wellness, yaitu kesejahteraan keluarga secara menyeluruh, bukan hanya fisik tetapi juga emosional dan relasi.
Family’s Days Out: Wujud Dukungan Teman Bumil terhadap Keluarga Indonesia
Sebagai bagian dari komitmen mendampingi keluarga Indonesia, Teman Bumil mengadakan kegiatan Family’s Days Out pada 29 November 2025 di Enchanting Valley by Taman Safari, Bogor. Acara ini diikuti oleh lebih dari 30 keluarga dari komunitas Teman Bumil, terdiri dari ibu, ayah, dan anak-anak usia 2–3 tahun.
Acara ini bukan sekadar hiburan, tetapi dirancang untuk memperkuat ikatan keluarga melalui aktivitas bersama. “Ini adalah upaya kami membangun bonding keluarga dalam suasana menyenangkan,” ujar Salahuddin. Ia menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata perhatian Teman Bumil terhadap pentingnya peran keluarga dalam masa tumbuh kembang anak.
Transformasi Teman Bumil: Menjadi Teman Bumil & Parenting
Bertepatan dengan ulang tahun ke-8, Teman Bumil mengumumkan perubahan nama menjadi Teman Bumil & Parenting, berlaku efektif mulai Januari 2026. Perubahan ini mencerminkan perluasan misi platform, yang kini tidak hanya fokus pada ibu hamil, tetapi juga mencakup aspek pengasuhan hingga usia remaja.
Dengan cakupan lebih luas, Teman Bumil & Parenting ingin menjadi sahabat terbaik orang tua dalam berbagai fase kehidupan, mulai dari merencanakan kehamilan, menyusui, tumbuh kembang anak, hingga fase parenting remaja. “Kami hadir untuk mendampingi keluarga Indonesia dengan informasi terpercaya dari ahlinya,” tegas Salahuddin.
Pandangan ke Depan: Kolaborasi Teknologi dan Peran Manusia
Ke depan, penggunaan teknologi dalam pengasuhan anak tidak bisa dihindari. Namun, yang terpenting adalah memastikan teknologi tidak menggantikan intuisi, empati, dan kehadiran nyata orang tua dalam kehidupan anak. Kombinasi antara informasi berbasis AI dan sentuhan manusia adalah kunci pengasuhan modern yang seimbang.
Dalam dunia yang terus berubah, orang tua perlu menjadi pembelajar aktif. Dengan didukung platform tepercaya seperti Teman Bumil & Parenting, pengasuhan berbasis informasi dan kasih sayang akan menjadi fondasi kuat dalam membesarkan generasi masa depan.
Baca Juga : “Tantangan Tumbuh Kembang Anak Di Era Digital“
